
Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat memberikan dampak yang signifikan terhadap pasar saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Kamis (7/11/2024), menorehkan penurunan sebesar 1,90% atau 140 basis poin ke level 7.459,59.
Sentimen Negatif Menyerbu IHSG
Pergerakan IHSG sepanjang hari perdagangan menunjukkan fluktuasi yang cukup besar, bergerak di kisaran 7.243 sampai 7.386,38. Sentimen negatif yang dipicu oleh kemenangan Trump menjadi faktor utama yang menekan IHSG. Investor di pasar saham Indonesia tampak khawatir dengan kebijakan ekonomi yang akan diterapkan Trump, yang diyakini akan berdampak pada perekonomian global, termasuk Indonesia.
Baca juga : Panduan Lengkap Istilah Akuntansi Dengan Contoh Kasus
Sektor Industri Dasar dan Teknologi Terpuruk
Mayoritas indeks sektoral mengalami penurunan, dengan sektor industri dasar menjadi yang paling terdampak, mencatatkan penurunan sebesar 3,47%. Sektor teknologi juga mengalami penurunan signifikan, mencapai 2,33%. Penurunan di sektor ini menunjukkan bahwa investor cenderung menghindari saham-saham yang berisiko tinggi, seperti saham di sektor teknologi, di tengah ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kemenangan Trump.
Investor Asing Jual Bersih
Investor asing terpantau melakukan aksi jual bersih di semua pasar sepanjang sesi perdagangan, dengan nilai mencapai Rp1,15 triliun. Saham-saham yang paling banyak dilego asing mencakup BMRI dengan net sell sebesar Rp582,93 miliar, BBRI sebesar Rp480,47 miliar, BBNI senilai Rp131,54 miliar dan BBCA Rp47,56 miliar.
Peluang Technical Rebound
Meskipun demikian, Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG berpeluang mengalami technical rebound ke kisaran 7.400—7.430 pada perdagangan hari ini. Sentimen pasar yang mengantisipasi hasil FOMC pada 6-7 November 2024 menjadi faktor pendorong potensi rebound. The Fed diyakini akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, yang dapat memberikan sentimen positif bagi pasar saham.
Reaksi Pasar Global
Di tengah sentimen atas kemenangan Donald Trump dalam Pilpres AS, DJIA menguat lebih dari 1.500 poin atau 3.57% pada Rabu (6/11/2024). Sementara itu, indeks-indeks di Eropa ditutup melemah pada perdagangan Rabu sejalan dengan mayoritas indeks di luar Wall Street (6/11).
Baca juga : “Kecerdasan Buatan (AI): Transformasi Digital di Berbagai Sektor”
Kesimpulan
Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat memberikan dampak yang signifikan terhadap pasar saham Indonesia. IHSG ditutup di zona merah, dengan investor asing melakukan aksi jual bersih. Namun, potensi technical rebound masih terbuka, dipengaruhi oleh sentimen pasar yang mengantisipasi hasil FOMC.








